Berlatar 70 tahun setelah peristiwa dalam "Avatar: The Last Airbender," kisah ini mengisahkan petualangan Avatar pengganti Aang—seorang gadis remaja yang penuh semangat, pemberontak, dan tak kenal takut dari Suku Air Selatan bernama Korra. Dengan tiga dari empat elemen yang telah dikuasainya (Tanah, Air, dan Api), Korra bertekad untuk menguasai elemen terakhir, Udara. Perjalanannya membawanya ke pusat dunia "Avatar" modern, Kota Republik—sebuah metropolis yang digerakkan oleh teknologi steampunk. Kota ini merupakan tempat perpaduan yang sesungguhnya, di mana para pengendali elemen dan non-pengendali dari seluruh bangsa hidup dan berkembang. Namun, Korra menemukan bahwa Kota Republik dilanda kejahatan serta revolusi anti-bending yang semakin berkembang dan mengancam akan menghancurkannya. Di bawah bimbingan putra Aang, Tenzin, Korra memulai pelatihan airbending-nya sambil menghadapi berbagai bahaya yang mengancam.